Jl. KH. Hasyim Ashari No. 18
Jakarta Pusat 10130
S 06° 09' 53.80", E 106° 49' 01.80"
Telp +62 21 633-9002
Email : info@focusnusantara.com
 
 
 
 
Home [
About Us [
Product Store [
Articles [
Article -
Salon Foto Indonesia XXIX 2008 - Malang -
14 Tips Untuk Memperbaiki Foto Landscape Anda -
Nikon Firmware Update -
Canon Firmware Update -
Cara Bertransaksi [
Download [
Links [
Contact Us [
Tell A Friend [
Search [
 
Help Desk (YM) :
 
Hyperfocal distance dan pemanfaatannya dalam Landscape Photography >
Articles
Page : 4 of 7  <<  Prev  1  2  3  4  5  6  7    Next  >>
     

 

Kapan kita menggunakan hyperfocal distance

Pengetahuan akan jarak hiperfokal akan berguna saat kita ingin mengambil sebuah foto dimana ada elemen-elemen (atau benda-benda) dalam foto tersebut yang berjarak sangat dekat dari lensa kita. Misalnya sebuah batu atau permukaan tanah atau object apapun yang masuk ke dalam frame yang berjarak begitu dekat, hanya dalam hitungan jarak puluhan centimeter, atau bahkan lebih dekat lagi, dan kita memang menginginkan object tersebut tajam.
Dengan mengetahui jarak hiperfokal, kita mengetahui dimana kita meletakkan kamera+lensa dan dimana harus mem-focus-kannya, dengan keyakinan bahwa dari titik focus tersebut hingga ke infiniti akan tajam. Plus jangan lupa bonus bahwa setengah jarak kedepan juga akan ikut tajam.

Lain halnya jika kita mengunakan large format, dimana kalau kita set aperture ke f/64 maka kita sudah pasti akan mendapatkan bidang DOF yang seluas-luasnya hingga berjarak sangat dekat dari lensa. Untuk kita-kita yang masih menggunakan kamera full frame 35mm atau kamera digital ber-crop faktor, kita tidak memperoleh kemewahan tersebut karena jarak hiperfocalnya masih cukup jauh dalam hitungan puluhan centi-meter bahkan lebih.

Pada contoh foto dibawah, saya menginginkan garis pemisah jalan yg berwarna kuning itu dipergunakan sebagai elemen "leading line(s)" dari foto saya dan juga tektur permukaan jalan yang tidak rata sangat menarik dipergunakan sebagai foreground (FG). Dengan menentukan jarak hiperfocal, saya bisa memastikan bahwa tidak hanya pegunungan di BG yang tajam, tapi garis jalan dan tekstur jalan akan juga tajam dan jelas detailnya, walaupun ujung lensa hanya berjarak beberapa centimeter dr permukaan jalan.
Note: menggunakan lensa pada focal lenght 17mm

 

 

 

  Kenapa kita harus memasukan object2 yang sangat dekat dan juga menginginkannya focus dan tajam, sama tajamnya dgn background?

Sebetulnya ini berhubungan erat dgn pakem Landscape photography dan juga point 4.Carilah Foreground (FG) 14 Tips untuk memperbaiki foto Landscape anda.
Memasukan object yang sangat dekat atau berada dipermukaan tanah, apalagi dengan menggunakan lensa lebar dan low-angle akan memberikan perspektif yang berbeda. Juga detail dari object2 tersebut di FG tersebut akan mempunyai bentuk yang sangat unik yang tidak akan dapat kita dapatkan dengan mata telanjang biasa, atau dengan kata lain, kalau kita memtoretnya dgn angle biasa, misalnya pada eye-level atau waist level, maka detail permukaan atau object2 yang berada rendah dibawah tersebut tidak akan tampak dan terlihat seperti biasa saja. dari topik

 

 

 

Page : 4 of 7  <<  Prev  1  2  3  4  5  6  7    Next  >>
      
 
   
Home About Us Product Store Articles Cara Bertransaksi Download Links Contact Us Tell A Friends
Copyright © 2007. All Right Reserved
Development by Proweb
  MINI CALCULATOR
=