Jl. KH. Hasyim Ashari No. 18. d/h Kemakmuran
Jakarta Pusat 10130

S 06° 09' 53.80", E 106° 49' 01.80"
Telp +62 21 633-9002
Email : info@focusnusantara.com

 
 
 
 
Home [
About Us [
Product Store [
Articles [
Article -
14 Tips Untuk Memperbaiki Foto Landscape Anda -
Nikon Firmware Update -
Canon Firmware Update -
Cara Bertransaksi [
Download [
Links [
Contact Us [
Tell A Friend [
Search [
 
Sales Support (Donni) :
Sales Support (sales2) :
 
14 Tips Untuk Memperbaiki Foto Landscape Anda >
Articles

14 Tips Untuk Memperbaiki Foto Landscape Anda

by Yadi Yasin 

 

 

Mungkin tips-tips ini ada yang terkesan kuno, oldies dan kurang "revolutionized" tapi mungkin ini adalah tips-tips dasar yang bisa dipergunakan sepanjang masa, terutama bagi yang ingin memulai mendalami landscape Photography.
Dari tips-tips dibawah akan juga menyinggung beberapa hal lain, seperti Rule of Third, Hyperfocal distance, dll yang hanya dijelaskan singkat krn bisa menjadi satu topik sendiri.

Semoga berguna.

 

1. Maksimalkan Depth of Field (DoF)

Sebuah pendekatan konsep normal dari sebuah landscape photography adalah "tajam dari ujung kaki sampai ke ujung horizon". Konsep dasar teori "oldies" ini menyatakan bahwa sebuah foto landscape selayaknya sebanyak mungkin semua bagian dari foto adalah focus (tajam). Untuk mendapatkan ketajaman lebar atau dgn kata lain bidang depth of focus (DOF) yang selebar2nya, bisa menggunakan apperture (bukaan diafragma) yang sekecil mungkin (f number besar), misalnya f14, f16, f18, f22, f32, dst.
Tentu saja dgn semakin kecilnya apperture, berarti semakin lamanya exposure.

 

 

Karena keterbatasan lensa (yang tidak mampu mencapai f32 dan/atau f64) atau posisi spot di mana kita berdiri tidak mendukung, sebuah pendekatan lain bisa kita gunakan, yaitu teori hyper-focal, untuk mendapatkan bidang fokus yang "optimal" sesuai dgn scene yang kita hadapi. Inti dari jarak hyper-focal adalah meletakan titik focus pada posisi yang tepat untuk mendapatkan bidang focus yg seluas-luasnya yg dimungkinkan sehingga akan tajam dari FG hingga ke BG.

Dengan DoF lebar, akibat penggunaan f/20 dan pengaplikasian hyper-focal distance untuk menentukan focus

 

 

 

Masih dgn pengaplikasikan hyper-focal untuk mendapatkan DoF yg seluas2nya

  

 

 Page : 1 of 13  <<  Prev  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12 13  Next  >>

 


 
 
   
Home About Us Product Store Articles Cara Bertransaksi Download Links Contact Us Tell A Friends
Copyright © 2007. All Right Reserved
Development by Proweb
  MINI CALCULATOR
=